Global searching is not enabled.
Skip to main content

2 Courses
View all courses

Modified 25 January 2023

Digital Entrepreneurship Academy

Digital Entrepreneurship Academy (DEA) merupakan program dari Kementerian Komunikasi dan Informatika yang bertujuan menyiapkan Sumber Daya Manusia unggul untuk mempercepat transformasi digital bidang kewirausahaan dalam rangka meningkatkan ekonomi digital, dengan target yang dilatih pada tahun 2022 sejumlah 60.000 orang. Sasaran program ini mencakup mencetak pewirausaha digital baru, upskilling pewirausaha digital maju, dan pengembangan kewirausahaan digital di desa yang inklusif.

Program DEA dimulai sejak tahun 2020 dengan tujuan awal banyaknya UMKM yang terdigitalisasi dan Upskilling pelaku wirausaha digital (digipreneur). Tahun 2021, DEA mengambil tema #BangkitDiMasaPandemi untuk membantu UMKM yang terdampak dalam hal pelatihan berjualan secara digital. Tahun 2022, DEA mengambil tema #PulihBersama untuk membantu UMKM agar usahanya dapat pulih di masa pandemi dengan pelatihan kewirausahaan digital.

Desain Kurikulum

Kurikulum pelatihan DEA didesain untuk pewirausaha dari pemula sampai dengan tingkat menengah dan memiliki waktu pelatihan yang beragam:

  1. Bite-sized content, yaitu kurikulum ringan, berdurasi pendek, dan mudah dipahami, dengan konsep small, short, focused, mengedepankan praktek langsung dan terdapat mini class activities. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan singkat dan tematik terkait berwirausaha digital, seperti digital copywriting, digital marketing, product branding, dan SEO
  2. Short-content, yaitu kurikulum menengah, berdurasi menengah (2 hari s.d. 2 minggu), dengan sasaran mempelajari konsep, prinsip, dan praktikal mengedepankan pengajaran berbasis teori 30% dan praktik 70%. Kurikulum ini bertujuan untuk memberikan tambahan skill dan pengetahuan dalam berwirausaha secara digital, seperti akses pemodalan, pengelolaan keuangan, dan keamanan siber untuk pewirausaha digital.
  3. Macro-content, yaitu kurikulum ekstensif, berdurasi panjang (2 bulan s.d. 4 bulan), dengan sasaran perubahan pola pikir pewirausaha. Kurikulum mengedepankan pengajaran berbasis teori dengan implementasi langsung (coaching) dan pendampingan di lapangan, seperti Digital Marketing bootcamp, business analitics, pelatihan ekspor untuk pewirausaha, dan pelatihan kewirausahaan digital untuk desa wisata.

Profil Lulusan Akademi

Lulusan akademi diharapkan:

  1. [Basic] Memiliki pengetahuan dan keterampilan peserta didik untuk memanfaatkan/mengoptimalkan TIK dalam mengelola bisnis atau usahanya .
  2. [Intermediate] Memiliki kemampuan dasar digital entrepreneurship yaitu leadership, risk-taking, dan entrepreneurism untuk membuka lapangan kerja baru.

Outcome

Outcome dari pelatihan ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya ekonomi digital Indonesia, dengan 2 target capaian utama:

  1. Menggerakkan ekonomi digital di dalam negeri
  2. Meningkatkan akses ke pelanggan baru
  3. Meningkatkan penjualan dan pendapatan
  4. Membuka akses baru ke pasar luar negeri 

Hubungi Kami

Kami dapat dihubungi melalui jaringan Whatsapp pada nomor 081350009137

Fresh Graduate Academy
5 Courses
View all courses

Modified 17 May 2023

Fresh Graduate Academy

Program Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA DTS) merupakan program pelatihan peningkatan kompetensi bidang TIK yang bertujuan untuk mempersiapkan para lulusan yang belum atau tidak sedang bekerja agar memiliki kompetensi profesional, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 agar dapat bersaing baik di industri dalam maupun luar negeri.

Program FGA bekerjasama dengan mitra global technology companies ternama, mitra edukasi teknologi lokal dan Perguruan Tinggi dalam pemenuhan kebutuhan talenta digital. Hal ini dimaksudkan agar para lulusan ini dapat memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi dan berkesempatan untuk memiliki sertifikasi global serta dapat bersaing baik di industri dalam maupun luar negeri.  Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam hal ini berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang untuk memaksimalkan peran triple helix (instansi pemerintahan, sektor industri, dan institusi pendidikan) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

Fokus pelatihan dan sertifikasi mencakup bidang digital dan teknologi terkini, seperti Pemrograman, Database, Cloud, Cyber Security, Network, Big Data, Artificial Intelligence, Machine Learning, Web Developer dan lain sebagainya.

Aktivitas dalam program FGA, yaitu:

  1. Self-paced Learning/Belajar Mandiri: peserta belajar secara mandiri, jadwal pelaksanaan self-paced learning diatur secara mandiri oleh peserta dalam batas durasi pelatihan;
  2. Live Session/Webinar: Sesi tatap muka secara daring/online antara instruktur dan peserta, peserta akan dipandu langsung dan berinteraksi dengan Instruktur. 
  3. Hands-on Labs: Peserta akan mengerjakan suatu project baik secara mandiri atau berkelompok;
  4. Grup Kelas: Peserta akan bergabung dalam Grup Kelas yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan Panitia Penyelenggara, Instruktur dan seluruh peserta DTS;
  5. Ujian: Peserta akan mengikuti proses penilaian pelatihan dalam bentuk kuis, ujian, atau menyelesaikan sebuah proyek;
  6. Pasca Pelatihan:
  • Program Sertifikasi dan Pelatihan Lanjutan: Program ini diberikan khusus kepada peserta yang memiliki kriteria sesuai dengan ketentuan dan keputusan panitia penyelenggara
  • Kesempatan memasuki platform untuk masuk ke dunia kerja maupun pemagangan.

Secara keseluruhan, penerima manfaat dari FGA tahun 2022 sebanyak 25.000 orang peserta, dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kompetensi (upskilling) dan daya saing peserta di dunia industri baik nasional maupun global melalui pelaksanaan pelatihan dan program sertifikasi di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK);
  2. Meningkatkan daya saing peserta di dunia industri atau profesional sehingga SDM Indonesia dapat bersaing di tingkat nasional maupun global;
  3. Mengakselerasi pemenuhan kebutuhan tenaga terampil yang siap pakai di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;
  4. Menciptakan ekosistem seimbang dan berkelanjutan untuk memaksimalkan peran triple helix (instansi pemerintahan, sektor industri dan institusi pendidikan) sebagai fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

 

Unduh Booklet Pelatihan Fresh Graduate Academy 2022

 

*Pelatihan FGA Batch 3 diselenggarakan oleh Mitra Perguruan Tinggi yang tersebar di Seluruh Indonesia secara daring/online. Pembagian Perguruan Tinggi akan ditentukan oleh Panitia FGA DTS sesuai dengan tema pelatihan yang dipilih. Berikut ini adalah 57 Mitra Perguruan Tinggi FGA:

Modified 17 May 2023

Talent Scouting Academy

Program Talent Scouting Academy (TSA) adalah salah satu akademi pada program Digital Talent Scholarship (DTS) tahun 2021. TSA adalah peningkatan kompetensi dan pemberian kesempatan sertifikasi global bagi mahasiswa tingkat akhir yang terseleksi. Program ini ditujukan bagi para mahasiswa diploma 4/strata 1 tingkat akhir yang memiliki passion, bakat dan minat di bidang Teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Berbeda dengan akademi lainnya, TSA juga bekerja sama dengan Kampus Merdeka yang mengusung sistem Micro Credentials, di mana materi-materi yang diberikan akan dikonversikan menjadi SKS. Setelah menyelesaikan pelatihan, siswa yang terpilih bisa mendapatkan kesempatan untuk magang di perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan mitra TSA. Pelatihan TSA yang akan dilaksanakan lebih lanjut ini memiliki beberapa tema yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Tema-tema tersebut diantaranya networking, data science, artificial intelligence, programming, gamification authoring tool dan tema-tema bidang TIK lainnya.

Pendaftaran hanya melalui tautan berikut di:

Kampus Merdeka

Modified 17 May 2023

Government Transformation Academy

Pelatihan Government Transformation Academy (GTA) bertujuan meningkatkan kompetensi 20.000 ASN dalam mendukung akselerasi transformasi digital di Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah (K/L/D).

Tema pelatihan pada program GTA dirancang mulai dari tingkat basic skill yang berkaitan dengan literasi digital, intermediate skill yang menekankan peningkatan kompetensi teknis, hingga advance skill yang menyasar ke para pengambil keputusan. Pelatihan GTA ini berlangsung secara daring (online) dan luring (offline). Durasi pelatihan berbeda-beda sesuai dengan tema pelatihan. Pada pelatihan daring, peserta dapat mengatur sendiri waktu belajar secara mandiri dalam batas waktu pelatihan. 

Pelatihan GTA berfokus pada tema-tema pelatihan yang banyak diminati dan dibutuhkan bagi ASN/TNI/POLRI. GTA juga membuka kelas khusus dengan metode pembelajaran luring. Kelas khusus ini didedikasikan untuk K/L/D yang menghendaki kelas tersendiri untuk para ASNnya. Syarat yang harus dipenuhi oleh K/L/D adalah penyediaan ruang belajar, minimal 4 kelas, dan tempat menginap peserta bila diperlukan. Kewajiban dari Kementerian Kominfo adalah konsumsi pelatihan, seminar kit, ATK, honor pengajar, uang saku peserta, transport lokal peserta, honor panitia bersama, dan akun video conference.

Modified 14 December 2024

Thematic Academy

Thematic Academy (TA) tahun 2022 merupakan salah satu akademi pada Program Digital Talent Scholarship yang bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan digital ke berbagai kalangan. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Thematic academy tahun 2022 memberikan pelatihan non sertifikasi kepada 40,000 peserta dengan sasaran mewujudkan pemanfaatan TIK yang infklusif dan berdampak bagi peningkatan kualitas hidup.

Modified 23 May 2023

Vocational School Graduate Academy

Program Vocational School Graduate Academy (VSGA) merupakan program pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi nasional yang ditujukan bagi lulusan SMK/sederajat serta Diploma 3 dan 4 yang belum bekerja dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, dan Math (STEM). Program VSGA terdiri dari Pelatihan dan Sertifikasi yang diselenggarakan secara luring dan daring.

 

Tujuan Program VSGA untuk menyiapkan talenta digital dengan standar kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

 

Target peserta adalah Angkatan Kerja Muda lulusan program pendidikan vokasi yang belum mendapatkan pekerjaan atau tidak sedang bekerja.

 

Penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi yang diselenggarakan secara luring berlangsung selama 24 jam pelajaran sedangkan Pelatihan dan Sertifikasi yang diselenggarakan secara daring berlangsung selama 90 jam pelajaran, keduanya meliputi kegiatan pelatihan secara tatap muka atau daring serta uji kompetensi sertifikasi. Di samping itu, peserta juga memiliki hak kesempatan untuk mendapatkan pelatihan tambahan pengembangan soft-skills.

 

Penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Luring dilaksanakan oleh 11 Satuan Kerja di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sedangkan Pelatihan dan Sertifikasi Daring dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi yang telah bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika.

 

Diharapkan, dengan terselenggaranya Pelatihan dan Sertifikasi Program VSGA baik secara luring maupun daring dapat meningkatkan kompetensi lulusan Pendidikan Vokasi yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka pengangguran serta mempercepat alih kompetensi (upskilling dan reskilling) SDM masyarakat Indonesia yang diakibatkan perubahan jenis pekerjaan dalam Revolusi Industri 4.0 sehingga mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informasi berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang untuk memaksimalkan peran triple helix (instansi pemerintahan, sektor privat, institusi pendidikan, dan dunia industri) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

 

Aktivitas dalam Pelatihan dan Sertifikasi Program VSGA mencakup, diantaranya:

  1. Self-paced Learning (Belajar Mandiri): peserta Pelatihan dan Sertifikasi (Daring) belajar secara mandiri melalui laptop/komputer, jadwal pelaksanaan Self-paced Learning (Belajar Mandiri) diatur secara mandiri oleh peserta dalam batas durasi pelatihan yang telah ditentukan;
  2. Pertemuan Kelas: sesi pertemuan dengan pengajar secara langsung, peserta Pelatihan dan Sertifikasi (Luring) belajar secara tatap muka sedangkan Pelatihan dan Sertifikasi (Daring) belajar melalui live session (webinar);
  3. Hands-on Labs: Peserta akan mengerjakan suatu project, baik secara mandiri atau berkelompok;
  4. Evaluasi: peserta akan mengikuti proses evaluasi pelatihan dalam bentuk kuis, ujian, atau menyelesaikan sebuah project;
  5. Program Sertifikasi: program ini diberikan khusus kepada peserta yang memiliki kriteria sesuai dengan ketentuan dan keputusan Panitia Digital Talent Scholarship Kementerian Kominfo; dan
  6. Pasca Pelatihan: peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan tambahan pelatihan pengembangan soft skills.

yoyoi

 

Modified 10 January 2024

Digital Leadership Academy

DLA merupakan program pelatihan pengembangan SDM dari Kementerian Komunikasi dan Informatika yang dikhususkan untuk level pimpinan di sektor publik (Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi) dan sektor private (swasta). Kepemimpinan digital sangat penting sebagai salah satu kunci keberhasilan transformasi digital nasional, untuk itu DLA bertujuan meningkatkan kapasitas para pimpinan dalam menginisiasi dan mendorong perubahan dalam rangka mendukung akselerasi transformasi digital di Indonesia. Pada tahun 2023 ini, program DLA dibagi dalam 3 (tiga) skema yaitu Smart Digital Leader Indonesia Maju, Smart Digital Leader Semakin Digital dan Smart Digital Leader Province. Dalam pelaksanaannya, materi pelatihan DLA dirancang bersama perguruan tinggi terbaik dunia dan Global Technology dan badan/lembaga internasional. Tema Pelatihan dirancang atau dipilih untuk tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pimpinan.

 

Secara khusus, DLA memiliki tujuan untuk:

  1. Mengubah pola pikir dan mendorong adanya penyamaan persepsi agar terwujudnya pemahaman yang sama untuk mampu berkolaborasi secara makro agar terjadi sinergitas antar sektor; 
  2. Menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman tentang ilmu dan teknologi digital untuk mempercepat transformasi digital; 
  3. Mewujudkan pelaksanaan program berbasis teknologi digital untuk mendorong percepatan reformasi birokrasi tematik sesuai program unggulan di daerah;
  4. Mendorong peningkatan daya saing ekonomi digital Indonesia;
  5. Meningkatkan kompetensi para pimpinan di semua tingkatan dan lembaga publik dan privat dalam menciptakan model bisnis baru dalam transformasi digital.

 

Target Peserta DLA

Pimpinan di sektor publik (Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi) dan sektor private (swasta).

 

Gambaran Umum Tema Pelatihan:

No Mitra Tema Waktu Pelaksanaan*
1. University of Cambridge Digital Trust and Cybersecurity - The Essential Foundation for Transformation Masih dalam proses diskusi dengan Mitra Kampus
2. University of Oxford Innovation and Leadership in Digital Transformation Mei - Juni
3. Imperial College London Leadership in a Technology Driven World April - Juni
4. Cornell University Masih dalam proses diskusi dengan Mitra Kampus Mei - Juni
5. Massachusetts Institute of Technology Accelerating Digital Transformation with Algorithmic Business Thinking Agustus - September
6. National University of Singapore Digital Transformation : Smart City

Mei - Juni

Agustus - Oktober

7. Tsinghua University  Digital Transformation : Digital Business Mei - Juni
8. Amazon Web Service Masih dalam proses diskusi dengan Mitra Global Technology Mei
9. APCICT Masih dalam proses diskusi dengan APCICT Mei - Juni

 



 

Modified 10 January 2024

Digital Entrepreneurship Academy

Program Digital Entrepreneurship Academy (DEA) merupakan beasiswa pelatihan yang ditujukan untuk masyarakat umum calon pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pelaku usaha UMKM yang ingin naik kelas dalam hal pemanfaatan teknologi digital untuk dapat meningkatkan usahanya. Pelatihan DEA bertujuan untuk mendorong peningkatan keterampilan digital mulai dari dasar hingga menengah bagi calon pelaku usaha UMKM dan pelaku usaha UMKM. Akademi ini menargetkan peserta dari masyarakat umum yang ingin memulai usaha, maupun pelaku UMKM.
 

Kurikulum dari pelatihan Digital Entrepreneurship Academy tahun 2023 akan terbagi kedalam 4 level pelatihan, yaitu:

Level 1: Dasar Kewirausahaan Digital

Level 2: Dasar Pemasaran Digital

Level 3: Manajemen Operasional Bisnis

Level 4: Analitik dan Optimasi Bisnis. 
 

Selain itu, tersedia juga tema-tema pelatihan pendalaman untuk topik tertentu dari mitra  pelatihan DEA seperti Meta, Google, Tokopedia, Gojek, Grab, dan Micromentor. 
 

Dalam setiap level pelatihan, peserta akan mempelajari tentang pemanfaatan digital selama 13 jam pelatihan (2-4 hari) yang dapat memudahkan kegiatan usaha/pengelolaan bisnis sehari-hari dengan metode penyampaian materi, praktik, serta diskusi tanya jawab. Bahkan, di beberapa pelatihan dilengkapi dengan pendampingan oleh pengajar sampai maksimal 28 hari untuk memberi kesempatan pada peserta agar mencapai pelatihan yang ditargetkan.






 

Modified 17 January 2024

Government Transformation Academy

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 18 January 2024

Vocational School Graduate Academy

Program Vocational School Graduate Academy (VSGA) merupakan program pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi nasional yang ditujukan bagi lulusan SMK/sederajat serta Diploma 3 dan 4 yang belum bekerja dan memiliki latar belakang pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, dan Math (STEM). Program VSGA terdiri dari Pelatihan dan Sertifikasi yang diselenggarakan secara luring dan daring.

 

Tujuan Program VSGA untuk menyiapkan talenta digital dengan standar kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

 

Target peserta adalah Angkatan Kerja Muda lulusan program pendidikan vokasi yang belum mendapatkan pekerjaan atau tidak sedang bekerja.

 

Penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi yang diselenggarakan secara luring berlangsung selama 24 jam pelajaran sedangkan Pelatihan dan Sertifikasi yang diselenggarakan secara daring berlangsung selama 90 jam pelajaran, keduanya meliputi kegiatan pelatihan secara tatap muka atau daring serta uji kompetensi sertifikasi. Di samping itu, peserta juga memiliki hak kesempatan untuk mendapatkan pelatihan tambahan pengembangan soft-skills.

 

Penyelenggaraan Pelatihan dan Sertifikasi Luring dilaksanakan oleh 11 Satuan Kerja di lingkungan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika. Sedangkan Pelatihan dan Sertifikasi Daring dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi yang telah bekerja sama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika.

 

Diharapkan, dengan terselenggaranya Pelatihan dan Sertifikasi Program VSGA baik secara luring maupun daring dapat meningkatkan kompetensi lulusan Pendidikan Vokasi yang akan berdampak dalam upaya pengurangan angka pengangguran serta mempercepat alih kompetensi (upskilling dan reskilling) SDM masyarakat Indonesia yang diakibatkan perubahan jenis pekerjaan dalam Revolusi Industri 4.0 sehingga mampu memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi di Indonesia. Kementerian Komunikasi dan Informasi berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang untuk memaksimalkan peran triple helix (instansi pemerintahan, sektor privat, institusi pendidikan, dan dunia industri) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.

 

Aktivitas dalam Pelatihan dan Sertifikasi Program VSGA mencakup, diantaranya:

  1. Self-paced Learning (Belajar Mandiri): peserta Pelatihan dan Sertifikasi (Daring) belajar secara mandiri melalui laptop/komputer, jadwal pelaksanaan Self-paced Learning (Belajar Mandiri) diatur secara mandiri oleh peserta dalam batas durasi pelatihan yang telah ditentukan;
  2. Pertemuan Kelas: sesi pertemuan dengan pengajar secara langsung, peserta Pelatihan dan Sertifikasi (Luring) belajar secara tatap muka sedangkan Pelatihan dan Sertifikasi (Daring) belajar melalui live session (webinar);
  3. Hands-on Labs: Peserta akan mengerjakan suatu project, baik secara mandiri atau berkelompok;
  4. Evaluasi: peserta akan mengikuti proses evaluasi pelatihan dalam bentuk kuis, ujian, atau menyelesaikan sebuah project;
  5. Program Sertifikasi: program ini diberikan khusus kepada peserta yang memiliki kriteria sesuai dengan ketentuan dan keputusan Panitia Digital Talent Scholarship Kementerian Kominfo; dan
  6. Pasca Pelatihan: peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapatkan tambahan pelatihan pengembangan soft skills.

yoyoi

 

Modified 22 January 2024

Fresh Graduate Academy

Program Fresh Graduate Academy Digital Talent Scholarship (FGA DTS) merupakan program pelatihan peningkatan kompetensi bidang TIK yang bertujuan untuk mempersiapkan para lulusan yang belum atau tidak sedang bekerja agar memiliki kompetensi profesional, sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era revolusi industri 4.0 agar dapat bersaing baik di industri dalam maupun luar negeri.
 

Program FGA bekerjasama dengan mitra global technology companies ternama, mitra edukasi teknologi lokal dan Perguruan Tinggi dalam pemenuhan kebutuhan talenta digital. Hal ini dimaksudkan agar para lulusan ini dapat memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang teknologi dan berkesempatan untuk memiliki sertifikasi global serta dapat bersaing baik di industri dalam maupun luar negeri.  Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam hal ini berupaya untuk menciptakan ekosistem seimbang untuk memaksimalkan peran penta helix (instansi pemerintahan, sektor industri, institusi pendidikan, media dan masyarakat/komunitas) untuk menjadi fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.
 

Fokus pelatihan dan sertifikasi mencakup bidang digital dan teknologi terkini, seperti Pemrograman, Database, Cloud, Cyber Security, Network, Big Data, Artificial Intelligence, Machine Learning, Web Developer, Multimedia, Game Animation dan lain sebagainya.
 

Aktivitas dalam program FGA, yaitu:

  1. Self-paced Learning/Belajar Mandiri: peserta belajar secara mandiri, jadwal pelaksanaan  diatur secara mandiri oleh peserta dalam batas durasi pelatihan;
  2. Live Session/Webinar: Sesi tatap muka secara daring/online antara instruktur dan peserta, peserta akan dipandu langsung dan berinteraksi dengan Instruktur.
  3. Hands-on Labs: Peserta akan mengerjakan suatu project baik secara mandiri atau berkelompok;
  4. Grup Kelas: Peserta akan bergabung dalam Grup Kelas yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan Panitia Penyelenggara, Instruktur dan seluruh peserta DTS;
  5. Ujian: Peserta akan mengikuti proses penilaian pelatihan dalam bentuk kuis, ujian, atau menyelesaikan sebuah proyek;
  6. Pasca Pelatihan: Program Sertifikasi dan Pelatihan Lanjutan: Program ini diberikan khusus kepada peserta yang memiliki kriteria sesuai dengan ketentuan dan keputusan panitia penyelenggara serta berkesempatan memasuki platform untuk masuk ke dunia kerja maupun pemagangan.
     

Secara keseluruhan, penerima manfaat dari Program Fresh Graduate Academy dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kompetensi (upskilling) dan daya saing peserta di dunia industri baik nasional maupun global melalui pelaksanaan pelatihan dan program sertifikasi di Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK);
  2. Meningkatkan daya saing peserta di dunia industri atau profesional sehingga SDM Indonesia dapat bersaing di tingkat nasional maupun global;
  3. Mengakselerasi pemenuhan kebutuhan tenaga terampil yang siap pakai di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi;
  4. Menciptakan ekosistem seimbang dan berkelanjutan untuk memaksimalkan peran penta helix (instansi pemerintahan, sektor industri, institusi pendidikan, media dan masyarakat/komunitas) sebagai fasilitator dan akselerator pendukung ekonomi digital.


 

Modified 5 February 2024

Professional Academy

Program Professional Academy (PROA) merupakan salah satu akademi dari Digital Talent Scholarship tahun 2023  yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas daya saing SDM terampil Indonesia di bidang TIK melalui peningkatan kapabilitas yang sesuai dengan kebutuhan industri. Program PROA berupaya meningkatkan serta mempersiapkan alih kompetensi SDM Indonesia melalui pelatihan dan sertifikasi global maupun nasional agar tercipta tenaga kerja Indonesia yang kompeten, adaptif dan produktif. 

Pelatihan PROA bertujuan untuk memfasilitasi para pekerja yang ingin alih kompetensi (reskilling) untuk bekerja di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau meningkatkan kompetensi (upskilling) bagi para tenaga kerja TIK untuk memperdalam dan memperluas keterampilannya. Pada tahun 2023, PROA menargetkan 8.000 peserta yang terdiri dari masyarakat yang sedang bekerja maupun pernah bekerja. 

Pelatihan PROA dilaksanakan sepenuhnya secara daring/online dimana peserta akan belajar secara mandiri dan dapat mengatur waktu belajar sesuai dengan durasi waktu yang telah ditentukan. Beberapa pelatihan di PROA memiliki durasi pelatihan bervariasi antara 4-8 minggu. PROA juga memiliki beragam tema pelatihan diantaranya Data, Network & Security, Programming, Cloud & DevOps, Design, dan tema bidang TIK lainnya. Selain pelatihan, PROA juga memberikan kesempatan bagi peserta terpilih yang telah menyelesaikan pelatihan untuk mengikuti program sertifikasi global seperti AWS, Cisco, Google, Red Hat, serta mitra pelatihan PROA lainnya.

Aktivitas pelatihan PROA, antara lain:

  1. Self-paced Learning/Belajar Mandiri: peserta belajar secara mandiri melalui laptop/komputer, jadwal pelaksanaan self-paced learning diatur secara mandiri oleh peserta dalam batas durasi pelatihan;
  2. Live Session/Webinar: Sesi tatap muka secara daring/online antara instruktur dan peserta, peserta akan dipandu langsung dan berinteraksi dengan Instruktur. 
  3. Hands-on Labs: Peserta akan mengerjakan suatu project baik secara mandiri atau berkelompok;
  4. Grup Kelas: Peserta akan bergabung dalam Grup Kelas yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan Panitia Penyelenggara, Instruktur dan seluruh peserta DTS;
  5. Evaluasi: Peserta akan mengikuti proses evaluasi pelatihan dalam bentuk kuis,ujian, atau menyelesaikan sebuah proyek;
  6. Pasca Pelatihan: Peserta yang menyelesaikan pelatihan akan mendapat Certificate of Completion; Pada beberapa pelatihan terdapat program sertifikasi global atau pelatihan tingkat lanjut.

Modified 27 February 2024

Favorite Fest Academy

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Fest Academy

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Fresh Year Academy

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Last Year Academy

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Last Year Academy 2

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Last Year Academy 3

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Last Year Academy 4

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1

Modified 27 February 2024

Last Year Academy 5

Government Transformation Academy (GTA) merupakan program pengembangan SDM yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN, TNI, dan Polri untuk mendukung akselerasi transformasi digital di K/L/D, TNI, dan Polri. Skema pelatihan dirancang bagi tingkat intermediate skill dan advance skill yang menyasar kepada para pengambil keputusan.

 

Program GTA bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan kompetensi  ASN/Non-ASN yang bekerja di instansi Pemerintah Pusat, Daerah, dan Desa, serta TNI/Polri dalam pemanfaatan TIK guna menjalankan tugas organisasi menuju pelayanan prima.
  2. Mempercepat transformasi digital di lingkungan instansi pemerintah dalam rangka penguatan kelembagaan.
     

Pada tahun 2023, GTA menargetkan 5000 orang peserta yang terdiri ASN seluruh Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah, TNI, serta Polri. 

 

Pelatihan GTA dilaksanakan baik secara daring dan luring dengan durasi pelatihan yang bervariasi. Pada pelatihan secara daring, peserta akan belajar secara mandiri dan mengatur waktu belajarnya sendiri mengikuti kurikulum pelatihan yang telah ditentukan.Pelaksanaan secara offline diselenggarakan atas surat permohonan fasilitasi dari instansi pemerintah/TNI/Polri dengan mengadakan kelas khusus dan untuk pelatihan di daerah diselenggarakan oleh UPT Balitbang SDM. Dalam pelatihan GTA tidak ada proses sertifikasi, hanya pemberian sertifikat bagi yang dianggap lulus pelatihan.

 

Tema Pelatihan GTA di tahun 2023 yaitu: 

  1. IT Essentials
  2. Business Process Engineer
  3. IT Business Analyst
  4. Digital Public Relations
  5. Social Media Analyst
  6. Analis Kota Cerdas SNI ISO 37122:2019
  7. Fasilitator Pembelajaran Digital
  8. Data Science Fundamental
  9. Junior Network Administrator
  10. Junior Graphic Design
  11. Junior Office Operator
  12. Manajemen proyek
  13. Cybersecurity Essentials
  14. Manajemen Risiko SPBE
  15. Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO/IEC 27001:2013
  16. Audit Internal Sistem Manajemen Keamanan Informasi Berbasis SNI ISO 19011:2018
  17. Sistem Manajemen Layanan TI ISO 20000
  18. Arsitektur SPBE
  19. Video Production for Government Campaign
  20. TIK Dasar untuk Media Informasi
  21. Python Essentials 1