
29 Courses
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan ini dirancang bagi pemimpin agar dapat mempelajari teori, kebijakan dan praktik mengenai transformasi digital di negara maju dan berkembang. Pelatihan ini disampaikan para pakar dari Oxford Internet Institute dengan pembahasan topik-topik mengenai internet policyand Regulation, Digital Government, Social Media Platforms and Society, Digital Economy, Metaverse, dan Data Privacy and Security.
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Junior Office Operator ini akan membekali peserta dengan pengetahuan dan teknik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi perkantoran (office) tingkat dasar, mengoperasikan aplikasi Internet dan media sosial,serta memastikan keamanan informasi pengguna. Pelatihan ini mencakup 30% pengetahuan atau wawasan dan 70% praktek yang bertujuan untuk membentuk keterampilan penggunaan aplikasi perkantoran tingkat dasar. Pelatihan ini menyediakan modul berbahasa Indonesia, sebagai bahan ajar yang dapat dipelajari secara mandiri sebelum,saat, dan sesudah pelatihan.
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Junior Office Operator ini akan membekali peserta dengan pengetahuan dan teknik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi perkantoran (office) tingkat dasar, mengoperasikan aplikasi Internet dan media sosial,serta memastikan keamanan informasi pengguna. Pelatihan ini mencakup 30% pengetahuan atau wawasan dan 70% praktek yang bertujuan untuk membentuk keterampilan penggunaan aplikasi perkantoran tingkat dasar. Pelatihan ini menyediakan modul berbahasa Indonesia, sebagai bahan ajar yang dapat dipelajari secara mandiri sebelum,saat, dan sesudah pelatihan.
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Junior Office Operator ini akan membekali peserta dengan pengetahuan dan teknik yang dibutuhkan untuk mengoperasikan aplikasi perkantoran (office) tingkat dasar, mengoperasikan aplikasi Internet dan media sosial,serta memastikan keamanan informasi pengguna. Pelatihan ini mencakup 30% pengetahuan atau wawasan dan 70% praktek yang bertujuan untuk membentuk keterampilan penggunaan aplikasi perkantoran tingkat dasar. Pelatihan ini menyediakan modul berbahasa Indonesia, sebagai bahan ajar yang dapat dipelajari secara mandiri sebelum,saat, dan sesudah pelatihan.
[OLD] Talent Scouting Academy
The mobile conquers the world. The need in a comprehensive and systemized multi-edge testing approach is rising along with mobile apps becoming even more complex. As a leader in enterprise market, Apple iOS has been chosen as a target mobile platform for the study. The authors have investigated aspects that influence functional testing of iOS apps in particular, and mobile – in general. The study also exposes the security capabilities and risks that often are not mitigated in favor of time to market rush. Investigation and clustering of mobile UI test automation tools is performed. The capabilities and limitations of Apple UIAutomation are discovered. Solutions aimed at overcoming the limitations of out of the box UIAutomation are united in tTap framework developed by the authors. In conclusion an ideal cross-platform mobile UI test automation tool is proposed.
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Penggunaan perangkat mobile didukung dengan perangkat keras dan aplikasi yang pintar meningkatkan produktivitas, termasuk dalam proses perancangan arsitektur yang dinamis. Komunikasi tidak hanya sebatas audio visual yang formal tetapi juga menjembatani sinkronisasi data, waktu dan jarak. Hanya saja, kemampuan mobile technology ini belum diadopsi secara optimal. Tulisan ini membahas secara deskriptif aplikasi-aplikasi iOS yang mendukung proses perancangan arsitektur dari tahap ke tahap, dan membandingkan potensi masing-masing app dalam setiap tahapan perancangan. Pembahasan analisa berdasarkan alur perancangan dari studi kelayakan (feasibility study) hingga facility management – FM, yang membahas kemampuan CAAD dalam tahapan perancangan. Dari hasil riset tersebut, belum ada suatu bentuk kerangka kerja yang baku dalam peralihan data, yang benar-benar mendukung proses interoperable, yang mampu mengakomodasi pertukaran informasi dua arah, antara apps dan aplikasi desktop.
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy - Pengelolaan Kekuangan Digital adalah pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan skill atau kemampuan para wirausaha secara digital melakukan pengelolaan keuangan dan akses permodalan dalam pengembangan usaha
[OLD] Talent Scouting Academy
Junior Web Developer merupakan salah satu Skema Pelatihan Program Vocational School Graduate Academy Digital Talent Scholarship 2023 yang berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan skema Junior Web Developer. Peserta pelatihan Junior Web Developer akan mampu membangun dan mengelola aplikasi berbasis web dengan bahasa pemrograman. Di akhir pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi Junior Web Developer, bagi yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Junior Web Developer dari BNSP.
Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta kompeten:
Persyaratan Peserta:
Sarana Peserta yang Disarankan Laptop dengan spesifikasi:
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy – Kelas Pemula merupakan pelatihan bagi digipreneur pemula dalam rangka mempersiapkan pengusaha tangguh untuk meningkatkan pendapatan usahanya, mengelola keuangan dan akses dana dengan memanfaatkan teknologi. Peserta Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy – Kelas Pemula ini akan belajar tuntas tentang mengelola keuangan bisnis menggunakan aplikasi, cara mendapatkan modal untuk memperluas bisnis, memasarkan produk secara digital, dan cara menembus pasar internasional.
Peserta pelatihan akan belajar secara luring/offline dalam bentuk bimbingan teknis langsung oleh para instruktur dari berbagai akademisi dari universitas di Indonesia, praktisi wirausaha dan perbankan.
Informasi mengenai Jadwal, Modul, dan Teknis Pelatihan akan diinformasikan oleh Panitia melalui email masing-masing. Bagi calon peserta penyandang disabilitas dapat mendaftar pelatihan dengan menyediakan sarana dan prasarana pendukung pelatihan secara mandiri.
Persyaratan Peserta
Prasarana yang perlu disiapkan peserta:
[OLD] Talent Scouting Academy
Planning and budgeting software has evolved extensively over the last few years. As the way companies plan and budget has changed, the demands on the FP&A department have evolved from being custodians of a financial plan to partnering with lines of business to create a fully connected enterprise plan which unites finance, line of business, and operational plans. Spreadsheets used to be the tool used by finance and operations to create and track budgets, before there were on-premises solutions such as Oracle Hyperion Planning.
Today, cloud is the de facto standard for delivering budgeting software. Oracle Cloud EPM Planning is the most complete budgeting and planning platform delivered in the cloud. Cloud EPM Planning has the breadth to manage any planning requirements with built-in best practice capabilities for planning as well as embedded emerging technologies, such as AI and data science.
Budgeting is the tactical implementation of a company’s strategy or strategic plan. To deliver the financial and operational goals in the strategic plan, an organization needs to translate its long-range plan into a detailed set of expected revenues and expenses that can be measured to track performance. These can be refined and adjusted along the way to keep on track with achieving the desired business outcomes.
The typical budgeting process is translating a long-range plan or company strategy into annual operating plans that are pushed down to finance, lines of business, and operations. This communicates the financial targets across the organization in every line of business, from finance to operations. The targets can be financial and operationally aligned, such as revenue and expense budgets, HR costs, marketing expenses, project costs and revenues, capital expenses, and more.
The budgeting process requires analyzing and comparing actual versus expected financial performance to determine how to allocate expenditures for the organization to achieve the budget targets set.
Effective budgeting and forecasting helps you create goal-oriented plans that are continuously updated and analyzed. Elements include:
Planning and budgeting software is designed to make the process of planning and budgeting as efficient as possible for finance and operations. Planning and budgeting software delivered in the cloud today allows finance and operational budget stakeholders to easily collaborate on one platform to ensure they are working a single, connected, enterprise-wide plan and budget.
Planning and budgeting software today must be intelligent, make use of predictive planning, and have embedded AI and data science to help budget stakeholders spend less time with low-value tasks and more time managing the business. When looking at selecting a planning and budgeting tool for your organizations, there are five major things you should consider:
A planning and budgeting solution should not only be a blank canvas for modeling, but it should contain planning intelligence and purpose-built capabilities for: predictive planning; driver-based budgeting; robust, “what-if” scenario modeling; sandboxing; top-down and bottom-up budgeting; and approvals and workflows as best practices that you can start using right away.
Also, you should expect purpose-built and supported modules—such as long-range planning, workforce planning, capital asset, and project financial planning—that are fully functioning modules, designed to work together and are seamlessly integrated with existing customer-specific planning processes.
You must look for a connected planning platform that is a truly comprehensive solution which provides not just financial planning, but also operational planning and modeling to address lines of business, such as HR, IT, supply chain, and sales. This should be developed and maintained by the vendor—not just an add-on available in a "marketplace."
The demands of today’s fast-paced, agile business models require the ability to model financial and operational scenarios easily. A key capability behind this is the system’s ability to take in and process large volumes of data to be used in free-form modeling.
It is critical to have a powerful back-end engine to handle the vast amount of data that businesses use for such analytics today. Also make sure that scalability across large volumes of data and users can be easily handled. Your planning and forecasting solution absolutely must be able to live up to the vendors’ promises about ad-hoc modeling.
Reporting can be a catch phrase for doing a lot of different things. You might want to do ad-hoc analysis, slicing and dicing your data. You might just want to use a standard dashboard for status updates. You probably still require a standard pack of pixel-perfect reports that can easily be printed.
And most organizations are looking to modernize and streamline their management reporting by adding collaborative narrative elements when preparing their reporting packages. Make sure that planning systems can do all of these—not just as a demo, as with imposter planning systems.
A comprehensive EPM planning solution should be able to handle all your reporting requirements, including dashboards, ad-hoc analysis, pixel-perfect financial statements, and complete narrative reports, and all of this should be possible via browsers, mobile devices, and other familiar tools. All reporting requirements from complex budget books with narrative to ad-hoc analysis, should be available in spreadsheet interfaces that finance professionals are familiar with and can easily use. This kind of flexibility is important because the fast-changing nature of global business requires a lot of ad-hoc analysis and must not compromise data security.
Emerging technologies, such as machine learning, are quickly changing business practices. Through the use of data science, predictive analytics can uncover correlations, outliers, or exceptions that a person alone wouldn’t be able to recognize. It can materially improve the accuracy of planning and greatly reduce time spent in planning processes and also reduce the time spent on analyzing data.
Oracle Fusion Cloud Enterprise Performance Management (EPM) has embedded capabilities in the form of Intelligent Performance Management Insights (IPM Insights) that allow finance and operational budgeting and planning stakeholders to focus on taking action on anomalies and outliers and remove bias from your forecasts by leveraging built-in data science—without the need for data scientists.
[OLD] Talent Scouting Academy
The Business Analyst is an agent of change. Business Analysis is
a disciplined approach for introducing and managing change to
organizations, whether they are for-profit businesses,
governments, or non-profits.
Job titles for business analysis practitioners include not only
business analyst, but also business systems analyst, systems
analyst, requirements engineer, process analyst, product manager,
product owner, enterprise analyst, business architect, management
consultant, business intelligence analyst, data scientist, and
more. Many other jobs, such as management, project management,
product management, software development, quality assurance and
interaction design rely heavily on business analysis skills for
success.
Business analysis is used to identify and articulate the need for change in how organizations work, and to facilitate that change. As business analysts, we identify and define the solutions that will maximize the value delivered by an organization to its stakeholders. Business analysts work across all levels of an organization and may be involved in everything from defining strategy, to creating the enterprise architecture, to taking a leadership role by defining the goals and requirements for programs and projects or supporting continuous improvement in its technology and processes.
We have the specialized knowledge to act as a guide and lead the business through unknown or unmapped territory, to get it to its desired destination. The value of business analysis is in realization of benefits, avoidance of cost, identification of new opportunities, understanding of required capabilities and modeling the organization. Through the effective use of business analysis, we can ensure an organization realizes these benefits, ultimately improving the way they do business.
Business Analysis Helps Businesses Do Business Better.
[OLD] Talent Scouting Academy
Junior Network Administrator merupakan salah satu tema pelatihan Program Vocational School Graduate Academy Digital Talent Scholarship 2023 yang berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan skema Junior Network Administrator. Peserta pelatihan Network Administrator akan mampu mengkonfigurasi perangkat jaringan dan mengelola jaringan komputer sesuai kebutuhan dunia kerja. Di akhir pelatihan peserta akan mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi Junior Network Administrator, bagi yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Junior Network Administrator dari BNSP.
Persyaratan Peserta :
1. Warga Negara Indonesia
2. Usia Maksimal 29 Tahun pada saat mendaftar
3. Lulus Pendidikan SMK bidang Teknik Komputer dan Jaringan/Teknik Informatika
4. Belum Mendapatkan Pekerjaan Tetap/Pernah Bekerja tetapi sedang tidak bekerja
5. Lolos Seleksi Administrasi dan Tes Substansi
Persyaratan Sarana Peserta :
Laptop dengan spesifikasi:
1. RAM minimal 2 GB
2. Laptop dengan 32/64-bit processor i3
3. Laptop dengan Operating System Windows 7,8,10, Linux, atau MAC OSX
4. Laptop dengan konektivitas, RJ45 Port / WiFi dan memiliki webcam
5. Akses Internet Dedicated 128 kbps per peserta per perangkat
[OLD] Talent Scouting Academy
Pelatihan Pemasaran Digital Dasar merupakan pelatihan bagi umum, calon pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul di era revolusi industri 4.0. Pelatihan Pemasaran Digital Dasar mempelajari tentang dasar kewirausahaan dan pengenalan terhadap pemasaran digital dengan menjelaskan konsep, praktek, dan diskusi kelompok.
[OLD] Talent Scouting Academy
Motion Graphic Artist (Intermediate Animator) merupakan salah
satu Skema Pelatihan Program Vocational School Graduate Academy
Digital Talent Scholarship 2023 yang berbasis Standar Kompetensi
Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) dengan skema Intermediate
Animator. Peserta pelatihan Motion Graphic Artist (Intermediate
Animator) akan mampu membuat kebutuhan grafis bergerak untuk
media tayang digital baik untuk online maupun of line. Di akhir
pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi
dan sertifikasi Intermediate Animator, bagi yang dinyatakan
kompeten akan mendapatkan Sertifikat Kompetensi Motion Graphic
Artist (Intermediate Animator) dari BNSP.
Output Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta kompeten:
Persyaratan Peserta :
Sarana Peserta yang Disarankan
Laptop dengan spesifikasi:
OS System:
Windows 10, 8.1 and 7,macOS 10.12+,Linux
Network System :
Internet Access min dedicated 128 kbps
[OLD] Talent Scouting Academy
Motion graphic dalam dunia broadcast memiliki kehadiran yang sangat kuat di televisi. Motion graphic biasa diaplikasikan pada produksi iklan komersial, berita, hiburan, promo atau sebuah opening suatu program televisi. Motion graphic berfungsi sebagai alat bantu visual yang bisa menyampaikan informasi dengan visual gambar, membuat opening film agar lebih menarik, kebutuhan konten media sosial dan masih banyak lagi. Untuk menguasai bidang motion graphic peserta harus memiliki skill desain grafis, memahami teori animasi, dasar kemampuan teknis pada software dan memiliki kreatifitas.
Peserta akan lebih spesifik diajarkan terkait dasar dari motion graphic, importing file desain still untuk digerakkan di software terkait, serta logika dasar motion graphic dan animation. Materi yang akan dipelajari ini dapat diterapkan di berbagai industri kreatif seperti desain, periklanan, multimedia, animasi, games, film, dan industri lainnya yang membutuhkan motion designers.
Peserta diharapkan dapat memaksimalkan fungsi dasar dari tools pada software terkait, untuk menciptakan sebuah karya motion graphic dengan prinsip-prinsip yang benar, serta menciptakan motion graphic untuk kebutuhan iklan, branding, keperluan instansi terkait dalam ruang lingkup industri kreatif.
Peserta yang telah lulus pelatihan ini dapat langsung bergabung dan melamar pekerjaan di Diploy.id, platform digital employment dan talent pool DTS 2023. Selain itu, peserta yang lulus pelatihan sangat disarankan untuk dapat mengikuti Pelatihan Intensif / Bootcamp FGA yang sesuai dengan kualifikasi masing-masing. Bootcamp FGA memberikan kesempatan pada peserta untuk dapat diterima atau magang di perusahaan mitra FGA atau mitra Pelatihan.
Persyaratan Peserta::
● Warga Negara Indonesia.
● Usia Maksimal 29 Tahun pada saat
mendaftar.
● Lulusan D3/D4/S1 atau Mahasiswa Peserta
pelatihan Tingkat Akhir dari semua jurusan, dibuktikan dengan
ijazah/SKL/Transkrip Nilai/Surat Keterangan Sidang.
● Tidak sedang bekerja
● Memiliki kemampuan bahasa inggris.
● Lolos Seleksi Administrasi dan Tes
Substansi secara online.
● Sanggup menyediakan sarana pelatihan
dengan spesifikasi tertentu sesuai persyaratan.
*Terbuka bagi peserta disabilitas. Bagi calon peserta
penyandang disabilitas dapat mendaftar pelatihan dengan
menyediakan sarana dan prasarana pendukung pelatihan secara
mandiri.
Persyaratan Prasarana:
Memiliki laptop/komputer dengan minimal spesifikasi sebagai
berikut:
● Operating System : Windows / Linux / MacOS
● Sudah terinstall software Adobe Illustrator minimal versi CC
2017
● Sudah terinstall software Adobe Photoshop minimal versi CC
2017
● Sudah terinstall software Adobe After Effects minimal versi CC
2017
● Browser : Mozilla Firefox / Chrome / Safari
● RAM minimum 4GB (Direkomendasikan 8GB)
● Minimum terdapat 1.5 GB ruang kosong penyimpanan
● Resolusi layar minimal 1024x768
Kelengkapan Dokumen:
● Ijazah/SKL/Transkirp nilai (format pdf maksimal 1 MB)
Benefit Pelatihan:
● Certification Of Completion
(Hellomotion)
● Certification Of Completion (Kemkominfo)
● Penggantian Biaya Komunikasi(peserta yang menyelesaikan
pelatihan)
Program Digital Talent Scholarship merupakan beasiswa pelatihan gratis tanpa dipungut biaya
[OLD] Talent Scouting Academy
Metrodata Camp : Business Analyst & Quality
Assurance merupakan pelatihan intensif untuk menjadi
seorang business analyst dan quality assurance supaya siap
menjadi tenaga kerja yang siap terjun ke dalam dunia industri.
Peserta akan diberikan materi yang komprehensif seputar dunia
business analyst dan quality assurance sebagai refreshment, dan
akan diberikan studi kasus/study case yang didapatkan dari
experience dalam project, sebagai upaya maksimal untuk
mempersiapkan peserta saat diterjunkan dalam project. Peserta
akan mengikuti pelatihan intensif secara online selama kurang
lebih 1 bulan (4 minggu).
Dalam tahapan proses seleksi ini peserta akan menjalankan
tahapan :
● Mendaftar melalui website digitalent.kominfo.go.id dengan
melengkapi seluruh dokumen
● Peserta akan melewati serangkaian proses seleksi yaitu seleksi
administrasi dari Kominfo, seleksi teknis - psikotes - wawancara
dari Metrodata Academy.
● Peserta akan mendapat kesempatan mengikuti sertifikasi global,
yaitu COMPTIA IT Fundamental+ sesuai dengan kompetensi dan hasil
penilaian.
● Peserta yang telah lolos seleksi dan lulus pelatihan akan
mendapatkan penawaran/offering untuk bisa bekerja secara
profesional bersama dengan perusahaan terkemuka.
● Bagi peserta yang dinyatakan lulus pelatihan dan di hiring oleh
mitra bersedia untuk ditempatkan bekerja di Jakarta.
Output Pelatihan:
● Peserta akan menjadi Junior Application Developer yang
siap untuk dapat berkontribusi di dalam project
● Peserta dapat membangun sebuah applikasi untuk membantu
proses yang ada dalam kehidupan sehari-hari
● Peserta akan diberikan sertifikasi untuk menunjang
kompetensi dan kemampuannya
● Peserta dapat berkontribusi dalam proses digitalisasi
kegiatan sehari-hari
● Penyerapan lulusan di industri terhadap semua peserta yang
lulus kualifikasi sampai dengan tahap akhir
Persyaratan Peserta:
● Warga Negara Indonesia
● Usia Maksimal 27 Tahun pada saat mendaftar
● Lulusan D3-S1 atau Mahasiswa Tingkat Akhir yang telah
menyelesaikan Skripsi dari jurusan yang ditentukan, dibuktikan
dengan ijazah/SKL/Transkrip Nilai/Surat Keterangan Sidang.
Diutamakan bagi lulusan bidang STEM (Science, Technology,
Engineering, Math)
● Memiliki IPK minimal 2,90
● Melampirkan sertifikat DTS bidang programming ataupun
database
● Tidak sedang bekerja
● Memiliki kemampuan bahasa inggris
● Menguasai Konsep Pemrograman Berorientasi Project
● Lolos Seleksi Administrasi oleh Tim FGA DTS dan Technical
Test oleh tim Metrodata/ PT Mitra Integrasi Informatika secara
online
● Sanggup menyediakan sarana pelatihan dengan spesifikasi
tertentu sesuai persyaratan
● Memiliki komitmen yang tinggi selama masa pelatihan
berlangsung (fulltime)
● Melampirkan CV (Curriculum Vitae)
● Sehat jasmani dan rohani
● Bersedia ditempatkan di Jakarta
Persyaratan Prasarana:
Memiliki laptop/komputer dengan minimal spesifikasi sebagai
berikut:
● Laptop dengan minimal spesifikasi sebagai berikut: Sistem
operasi: Windows, Linux, atau MacOS
● Processor Intel Dual Core (Rekomendasi Core i3 ke
atas)
● RAM minimal 4 GB
● GPU VRAM 2GB (direkomendasikan NVIDIA driver minimal
472.12)
● Resolusi monitor 1366 x 768 (Rekomendasi Full HD 1920 x
1080)
● Koneksi internet minimal 5 mbps
● Software: PDF reader
Kelengkapan Dokumen:
● Ijazah/SKL/Transkrip nilai (format pdf maksimal 1 MB)
● Sertifikat pelatihan Digital Talent Scholarship(DTS)
● Curriculum Vitae(CV)
Benefit Pelatihan:
●Certificate of Attendance – Metrodata
● Certificate Of Completion – KOMINFO
● Sertifikasi global sesuai kompetensi peserta dan ketentuan
panitia
Program Digital Talent Scholarship merupakan beasiswa pelatihan gratis tanpa dipungut biaya